Persiapan Menjahit
Minggu, Mei 29, 2011 menit yang lalu melalui komputer canggih ·


Apabila anda ingin membuka usaha Rumah Mode, anda harus tahu cara membuta pola pakaian. Setiap Desain Pakaian memiliki pola tersendiri, apakah itu ,karena dari pola itulah nanti terbentuk pakaian.
Pola atau Patern dalam menjahit adalah potongan kain atau kertas yang dipakai sebagai contoh untuk membuat baju, pada saat kain digunting. Potongan kain atau kertas tersebut mengikuti ukuran Desain yang anada rancang bentuk badan dan model tertentu.

Pola dasar terdiri dari :
-Pola badan bagian atas, dari bahu sampai ke pinggang, biasanya disebut pola badan bagian muka dan belakang.
-Pola bagian bawah, dari pinggang sampai lutut atau sampai mata kaki. Atau biasa disebut pola dasar rok muka dan belakang.
-Pola lengan, dari lengan bagian atas atau bahu terendah sampai siku atau pergelangan, biasa disebut pola dasar lengan.
-Adapula pola badan atas dengan pola badan bawah yang menjadi satu biasa disebut pola dasar gaun atau baju terusan.
Bagian Tubuh yang di ukur :
LB = Lingkar Badan(B)
LP = Lingkar Pinggang
LPB = Lingkar Pinggang Bawah
L.Pa = Lingkar Panggul ( antara pinggang dan pinggul)
L.Pi = Lingkar Pinggul
T.Pi = Tinggi Pinggul(Tinggi Duduk)
PP = Panjang Punggung
PT = Panjang Tangan
LT = Lubang Tangan (Pergelangan)
PSL = Pangjang Slangkang (dari pinggang sampai slangkangan)
PK = Panjang Kaki(dari slangkangan sampai mata kaki)
LB = Lebar Bahu
TD = Tinggi Dada(dari titik krongkongan sampai garis dada/ketiak)
LD = Lingkar Dada(sekitar area ketiak/diatas lingkar Badan)
L.Ta = Lubang Tangan Atas
LK = Lingkar Kepala
Alat dan bahan untuk membuat Pola
  1. Pita Ukur, dipakai untuk mengambil ukuran badan maupun untuk menggambar pola. Pita ukur dibuat dengan ukuran satuan sentimeter dan inci.
  2. Buku pola atau buku kostum, berukuran folio dengan lembar halaman berselang-seling bergaris dan polos. Lembar bergaris untuk mencatat ukuran dan keterangan, sedang lembar polos untuk menggambar pola dalam skala
  3. Skala atau ukuran perbandingan adalah ukuran yang digunakan untuk mengukur pada waktu menggambar pola pada buku pola. Skala ini terbuat dari karton berbentuk penggaris dengan berbagai ukuran 1:2, 1:3, 1:4, 1:6 dan 1:8
  4. Pensil hitam untuk menggambar garis2 pola asli
  5. Pensil merah untuk menggambar garis pola jadi bagian muka
  6. Pensil biru untuk menggambar garis pola jadi bagian belakang
  7. Penggaris lurus, penggaris siku dan penggaris bentuk panggul, leher dan lengan.
  8. Karet penghapus
  9. Kertas sampul coklat untuk merancang bahan dan menggambar pola ukuran besar atau ukuran sesungguhnya. Garis2 memanjang yang terdapat pada kertas diumpamakan sebagai arah serat kain memanjang
  10. Gunting kertas untuk menggunting kertas pola kecil maupun besar
Sekian dulu nanti disambung,
Selamat Belajar…………..