POLA DASAR CELANA WANITA
Jumat, November 25, 2011 menit yang lalu melalui komputer canggih ·
Banyak yang nanyain gimana cara membuat pola celana kerja wanita, pola dasar celana berikut adalah pola celana lurus standart seperti celana yang biasa dipakai untuk kerja para wanita karier. Bagi yang ingin modelnya agak lebar dibawah, tinggal lebarkan bagian bawah dengan menambahkan  3 atau 5 cm atau sesuai selera ke kiri dan kekanan. 


CARA MENGAMBIL UKURAN POLA  DASAR CELANA WANITA:
  • Lingkar Pinggang, diukur pas sekeliling pinggang
  • Lingkar pesak, diukur dari batas pinggang belakang, melalui selangkangan menuju garis pinggang bagian muka.
  • Tinggi duduk, diukur dari pinggang sampai batas panggul terbesar  pada bagian belakang (dalam posisi duduk)
  • Lingkar Panggul, diukur melingkar pada pinggul yang paling lebar  secara horizontal ditambah 4 cm.
  • Panjang celana, diukur dari pinggang sampai batas mata kaki  (sesuai dengan model)
  • Lingkar ujung kaki, Diukur sekeliling ujung kaki celana sesuai dengan ukuran yang  diinginkan
  • Lingkar paha, diukur sekeliling paha terbesar



CARA MENGGAMBAR POLA DASAR CELANA WANITA

KETERANGAN  POLA CELANA BAGIAN MUKA 

A - B = panjang celana.1
A - C = 1 /3 lingkar pesak dibagi 3 ditambah 4 cm. 
C - D = C - E - ¼ lingkar pinggang ditambah 4 cm. 
E - D1 = 4 cm tarik garis lurus sampai garis pinggang namakan titik H. 
H - G = lingkar pinggang dibagi 4 ditambah 2 cm. 
A - F = panjang lutut. 
F - F1 = F - F2 = ½ lingkar lutut. 
B - B1 = B - B2 = ½ lingkar kaki celana. 
G - I = 3 cm. 
G - j = 12 cm. 
Hubungkan I dengan j seperti gambar saku  sisi celana. 
Hubungkan H dengan E seperti gambar ( pesak celana bagian muka). 
Hubungkan E dengan F2 terus ke titik B2, seperti gambar (garis sisi celana). 
Hubungkan G dengan D membentuk garis panggul, terus ke titik B1 melalui titik F1 seperti gambar (sisi celana).

KETERANGAN POLA CELANA BAGIAN BELAKANG

Pola celana bagian belakang digambar berdasarkan pola celana bagian muka, untuk itu pindahkan pola celana bagian muka dengan cara menjiblak sekaligus memindahkan tanda-tanda pola seperti titik
E, F2 dan B2.
E - E1 = 8 cm. 
F2 - F3 = 4 cm. 
B2 - B3 = 4 cm. 
Hubungkan titik E1 dengan F3 terus ketitik B3 seperti gambar (garis sisi celana bagian belakang). 
G - G1 = 4 cm. 
H - H1 = 3 cm. 
G1 - H1 = 1 /4 lingkar pinggang ditambah 4 cm. 
E1 - E2 = 1 cm, 
Hubungkan H1 dengan E1 seperti gambar (pesak celana bagian belakang). 
D - J = 5  cm.  
J - J1 ditambah J - J2 = ½ ukuran lingkar panggul.